Game Hockey Table melatih koordinasi tangan-mata, ketangkasan, dan kemampuan fokus anak dalam bentuk permainan sederhana yang dimainkan langsung antara anak dan orang tua. Karena tidak ada mode komputer, permainan ini mengharuskan interaksi manusia ke manusia, sehingga secara alami mendukung aktivitas bonding. Anak belajar membaca arah gerakan keping dan menggerakkan stik secara tepat sambil tetap berkomunikasi dan bereaksi terhadap lawannya. Walaupun tanpa level atau peningkatan kecepatan, tantangan muncul dari bagaimana anak mengatur kekuatan dorongan, menjaga kontrol, dan memahami gerakan lawan, sehingga permainan ini bermanfaat tidak hanya secara motorik tetapi juga secara emosional.

Cara Bermain Game Ini
Permainan ini sangat sederhana: anak mengendalikan satu sisi meja, sementara orang tua mengendalikan sisi lain. Karena tidak ada pilihan untuk melawan komputer, interaksi langsung menjadi inti dari permainan. Keduanya berusaha mendorong keping (puck) ke gawang lawan sambil tetap menjaga pertahanan masing-masing. Untuk menambah variasi, orang tua bisa memberi tantangan kecil seperti mencoba dorongan yang lebih pelan tapi akurat, atau mempertahankan area tertentu. Setelah bermain, orang tua dapat mengajak anak mengobrol singkat tentang strategi dan pilihan gerakan mereka. Pendekatan ini menjadikan permainan bukan hanya latihan motorik, tetapi juga momen kebersamaan dan komunikasi yang memperkuat hubungan orang tua–anak.