Mengapa Game Kartu Perkalian Penting untuk Anak
Game ini dirancang bukan hanya untuk membantu anak menghafal tabel perkalian, tetapi juga untuk membangun dasar logika matematika sejak dini. Saat anak terbiasa dengan pola perkalian, ia akan lebih mudah memahami materi berikutnya seperti pembagian, faktor, dan pecahan. Selain itu, permainan ini juga menanamkan rasa percaya diri karena anak mendapatkan pengalaman “berhasil” dari level yang mudah terlebih dahulu.

Manfaat yang Bisa Didapatkan Anak
Belajar perkalian secara interaktif seperti ini membuat anak lebih cepat mengingat hasil hitungan tanpa merasa terbebani. Ketika anak terus bermain dan melihat perbaikan skor, mereka belajar untuk fokus, sabar, dan mencoba ulang sampai berhasil.
Selain itu, permainan ini juga mendorong anak untuk berpikir lebih cepat. Dengan sistem kenaikan level berdasarkan jumlah jawaban benar, anak diajak berlatih mengambil keputusan tanpa tekanan namun tetap menantang.
Manfaat lain yang tidak kalah penting adalah keterlibatan orang tua. Ketika orang tua membantu memantau skor atau memberi apresiasi, ikatan emosional semakin kuat dan proses belajar menjadi lebih menyenangkan.

Cara Bermain dengan Optimal
Mulailah dari level paling ringan, misalnya perkalian 1 sampai 2. Biarkan anak merasa mudah dan berhasil di level awal untuk menumbuhkan rasa percaya diri. Setelah anak tiga kali mendapatkan nilai sempurna, lanjutkan ke level berikutnya seperti 1 sampai 3 atau 1 sampai 5.
Jika anak merasa kesulitan di level tertentu, turunkan kembali levelnya agar ia tidak merasa gagal. Fokus utama game ini adalah agar anak menikmati proses belajar, bukan mengejar nilai tinggi semata.
Untuk membuat permainan lebih seru, orang tua bisa memberikan tantangan kecil atau reward sederhana seperti stiker, waktu bermain tambahan, atau pujian khusus ketika anak mencapai target.

Catatan untuk Orang Tua
Pendampingan orang tua tetap sangat penting dalam permainan edukasi seperti ini. Cobalah sesekali bertanya: “Kenapa ya kalau angka dikalikan nol hasilnya selalu nol?” atau “Menurut kamu, perkalian mana yang paling sulit di level ini?” Pertanyaan seperti ini membantu anak memahami konsep, bukan hanya hafalan.
Permainan ini bisa menjadi alat belajar harian yang ringan namun bermanfaat. Dengan pendekatan yang tepat, anak bukan hanya belajar matematika, tetapi juga membangun kebiasaan belajar yang positif.

Secara pribadi, sebagai orangtua untuk anak kelas 1 SD, saya selalu encourage anak untuk mengerjakan ini terlebih dahulu setiap pulang sekolah, mengapa? Idenya sederhana, jadikan belajar menjadi tanggung jawab awal, tetapkan mental bahwa hari ini dia harus berusaha naik level. And it is works perfectly!